Kamis, 04 Juni 2020

Pengendalian Diri



PENGENDALIAN DIRI

Dibalik kesedihan pasti ada kesenangan. Dibalik kesenangan pasti ada kesedihan. Orang yang biasanya kita lihat dikesehariannya selalu ceria, senang, gembira, dan bahagia, belum tentu dirinya yang sebenarnya itu bahagia. Namun, bisa jadi dia telah menyimpan sebuah masalah, entah itu besar ataupun kecil, kita tidak tau.

Karena dia tidak mau orang lain melihat bahwa dirinya itu sedang di selimuti oleh sebuah masalah. Dia tidak mau membebankan orang lain hanya dengan karena masalah yang dihadapinya. Dan dia pun tidak mau membuat orang lain itu khawatir dengan dirinya. Makanya, dia lebih memilih untuk tidak menampakkan kesedihannya itu. Dia memilih untuk ikut bahagia dengan orang yang tengah bahagia. Dia tidak mau menderita di atas kebahagian orang lain. Dan begitu pula sebaliknya. Dia tidak mau berbahagia diatas penderitaan orang lain.

Kalau teman tengah dalam kesedihan atau ada masalah, maka kita tidak boleh berdiam diri dan membiarkannya sendirian. Kita sebagai seorang muslim, terutama sebagai seorang teman yang baik dan yang peduli kepada teman kita, maka kita harus membantunya, untuk meringankan beban masalahnya.

Sebaik-baik teman adalah seorang sahabat. Dan sebaik-baik sahabat itu adalah orang yang selalu mengajak kita untuk selalu berbuat baik, menuju kepada jalan yang benar. Selalu menegur kita jika kita dalam keadaan salah. Menemani kita dikala kita sendirian. Menghibur kita dikala kita sedang sedih. Pokoknya, disetiap dalam keadaan suka mau pun duka, mereka pasti akan selalu ada buat kita.

Setiap gerak gerik yang ada pada diri kita, entah itu dalam setiap detik, menit, jam bahkan membutuhkan waktu yang lama, pasti itu adalah suatu perbuatan yang akan kita lakukan. Entah itu baik atau pun tidak baik, yang bisa mengontrol itu semua hanyalah diri kita sendiri. Dan setiap perbuatan itu harus dipertanggung jawabkan. Jika perbuatan yang kita lakukan selama ini baik, maka akan berbuah baik pula bagi kita. Namun jika sebaliknya, yaitu perbuatan yang kita lakukan tidak baik, maka buah atau hasil yang kita dapatkan pula tidak akan pernah baik, selagi kita tidak pernah merubah semua yang tidak baik itu.

Jangan sampai kita terjerumus ke jalan yang tidak baik. Kita harus pandai mengontrol diri kita, dan banyak menuntut ilmu, salah satunya tentang ilmu agama. Agar kita bisa lebih mengetahui mana yang hak dan mana yang batil, yaitu mana yang baik dan mana yang tidak baik.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar