PENGENDALIAN DIRI
Dibalik kesedihan
pasti ada kesenangan. Dibalik kesenangan pasti ada kesedihan. Orang yang
biasanya kita lihat dikesehariannya selalu ceria, senang, gembira, dan bahagia,
belum tentu dirinya yang sebenarnya itu bahagia. Namun, bisa jadi dia telah menyimpan
sebuah masalah, entah itu besar ataupun kecil, kita tidak tau.
Karena dia tidak
mau orang lain melihat bahwa dirinya itu sedang di selimuti oleh sebuah
masalah. Dia tidak mau membebankan orang lain hanya dengan karena masalah yang
dihadapinya. Dan dia pun tidak mau membuat orang lain itu khawatir dengan
dirinya. Makanya, dia lebih memilih untuk tidak menampakkan kesedihannya itu.
Dia memilih untuk ikut bahagia dengan orang yang tengah bahagia. Dia tidak mau
menderita di atas kebahagian orang lain. Dan begitu pula sebaliknya. Dia tidak
mau berbahagia diatas penderitaan orang lain.
Kalau teman tengah
dalam kesedihan atau ada masalah, maka kita tidak boleh berdiam diri dan
membiarkannya sendirian. Kita sebagai seorang muslim, terutama sebagai seorang
teman yang baik dan yang peduli kepada teman kita, maka kita harus membantunya,
untuk meringankan beban masalahnya.
Sebaik-baik teman
adalah seorang sahabat. Dan sebaik-baik sahabat itu adalah orang yang selalu
mengajak kita untuk selalu berbuat baik, menuju kepada jalan yang benar. Selalu
menegur kita jika kita dalam keadaan salah. Menemani kita dikala kita
sendirian. Menghibur kita dikala kita sedang sedih. Pokoknya, disetiap dalam
keadaan suka mau pun duka, mereka pasti akan selalu ada buat kita.
Setiap gerak gerik
yang ada pada diri kita, entah itu dalam setiap detik, menit, jam bahkan
membutuhkan waktu yang lama, pasti itu adalah suatu perbuatan yang akan kita
lakukan. Entah itu baik atau pun tidak baik, yang bisa mengontrol itu semua
hanyalah diri kita sendiri. Dan setiap perbuatan itu harus dipertanggung
jawabkan. Jika perbuatan yang kita lakukan selama ini baik, maka akan berbuah
baik pula bagi kita. Namun jika sebaliknya, yaitu perbuatan yang kita lakukan
tidak baik, maka buah atau hasil yang kita dapatkan pula tidak akan pernah
baik, selagi kita tidak pernah merubah semua yang tidak baik itu.
Jangan sampai kita
terjerumus ke jalan yang tidak baik. Kita harus pandai mengontrol diri kita,
dan banyak menuntut ilmu, salah satunya tentang ilmu agama. Agar kita bisa
lebih mengetahui mana yang hak dan mana yang batil, yaitu mana yang baik dan
mana yang tidak baik.